Laman

selamat datang

SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU DI KOTA SURABAYA TAHUN 2018

Minggu, 15 Januari 2017

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa-Tingkat Menegah (LKMM-TM) 2017



 

"TINGKATKAN KEMAMPUAN SOFTSKIL"
 Pada Tanggal 13-15 Januari 2017 telah pelaksanaan (LKMM-TM) yang di programkan oleh badan eksekutif mahasiswa universitas wijaya putra Surabaya yang di ikuti seluruh organisasi baik badan eksekutif mahasiswa fakultas,maupun Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Dan Himpunan mahasiswa jurusan/Himpunan mahasiswa kelas pagi dan seluruh mahasiswa yang ada di lingkungan universitas wijaya putra Surabaya dengan tujuan Peningkatan kemampuan softskill mahasiswa dan hardskil,kegiatan tersebut di ikuti oleh mewakili seluruh ormawa perwakilan 3 orang yang mana satu adalah ketua umum kemudian kedua adalah wakil/sekertaris dan satu adalah perkaderan yaitu semester 1,SEMUA peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah 100 orang perwakilan dari ormawa masing masing yang ada di lingkungan universitas wijaya putra Surabaya.
     Seluruh peserta LKMM-TM yang ikut adalah tidak hanya ikut ini saja namun mereka sebelum ini sudah pernah ikut dalam kegiatan latihan keterampilan manajemen mahasiswa-tingkat dasar yang mana di program kan oleh bem-f atau seluruh ukm yang mereka ikuti kembali ditambahkan  dengan diadakannya Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM TM) 2017. Jenjang lanjutan dari serangkaian kegiatan LKMM-TM ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai jumat (13/01) hingga Minggu (15/01) di villa pacet mojokerto-jawa timur .
     Jenjang kegiatan LKMM dimulai dari LKMM Pra-Tingkat Dasar (TD) yang di dalamnya berisi materi Manajemen Diri, kemudian LKMM Tingkat Dasar (TD) yang berisi materi Manajemen Kegiatan. Jenjang selanjutnya yaitu LKMM Tingkat Menengah (TM) tentang Manajemen Organisasi dan jenjang terakhir yaitu LKMM Tingkat Lanjut (TL) tentang manajemen opini publik.
       Rangkaian kegiatan LKMM TM terdiri dari materi wajib AKO (Analisa Kondisi Organisasi) dan RPO (Rancangan Pengembangan Organisasi) disertai materi-materi penunjang yang diberikan oleh pembicara-pembicara yang profesional. "Kegiatannya seru-seru, pemandu dan pembicaranya juga TOP, jadi termotivasi dan semangat", ungkap Despinus Waker, salah satu peserta LKMM TM .Hal ini didukung pula oleh koordinator pemandu LKMM TM BEM UWP 2017.LKMM ini diadakan selain untuk melanjutkan jenjang pelatihan juga sebagai bekal membangun organisasi di aktivitas non akademik. "Semoga segala materi yang telah diberikan dalam LKMM TM ini dapat bermanfaat tidak hanya untuk Mahasiswa Uwp tapi juga untuk masyarakat", harapnya.







 salam berorganisasi

Jumat, 06 Januari 2017

Berpolitik Harus Siap Menang dan Siap Kalah!

(Oleh: Maiton Gurik)
Penulis adalah Mahasiswa Asal Kab. Lanny Jaya-Papua dan sedang menempuh Studi S-2 Ilmu Politik di Universitas Nasional, Jakarta.
Menjelang pilkada serentak, banyak kandidat berikrar untuk berkompetensi secara adil. Mereka siap menang dan siap kalah. Ini bukti bahwa demokrasi sudah dipahami dan meresap ke dalam denyut jantung dinamika politik masyarakat kita. Semangat semacam ini harus dicontoh dan dipraktikkan oleh siapa saja. Bukan hanya kandidat atau elit politik yang akan bertarung dalam pilkada melainkan juga pendukungnya.
Dimasa yang lalu, kita sering menyaksikkan kekisruhan yang terjadi pasca-pilkada. Hal itu terjadi lantaran para kandidat tidak memilik kesiapan ‘mental’ yang cukup untuk memasuki pangung demokrasi dan mengikuti aturannya, termasuk menyiapkan mental siap menang dan siap kalah, begitu juga dengan pendukungnya. Mari kita runut secara sepintas kasus – kasus tersebut sebagai bahan pembelajaran.
Pada tahun 2012, kasus konflik pilkada Kabupaten Tolikara membuat banyak korban jiwa yang tak terhitung. Kabupaten Puncak Papua di tahun sama, juga terjadi konflik pilkada dengan korban masyarakat yang tidak kalah jumlahnya.
Dan masih banyak kasus  konflik pilkada yang saya tidak sebut satu persatu. Entalah, baik konflik fisik bahkan adminitrasi tak ujung berakhir bahkan sampai bawah kepada MK sebagai tempat terakhir mendamaikan konflik pilkada.
Konflik pilkada, Papua khususnya – membuat pemisah antara satu dengan yang lain. Hidup tadinya kolektif telah pupus. Luka konflik pun sulit untuk disembuh. Yang ada hanya kata ‘balas dendam”(moment pilkada berikutnya). Oh, Papua rupanya belum merdeka. Demokrasi hilang di tangan elit Papua. Kapan berakhirnya. Siapa yang akan mengakhirinya. Saya pun tidak tau. Entalah.
Kasus ini memberi pelajaran kepada kita semua bahwa ikrar ‘ siap menag dan siap kalah’ itu hendaknya tidak dianggap remeh. Sebab, dampaknya sangat serius dalam menimbulkan korban jiwa dan harta benda. Demokrasi memang ruang kebebasan. Benar. Tapi itu saja tidak cukup. Dalam mempraktikan demokrasi harus dengan etika politik. Yang didalamnya ada kewajiban, tanggungjawab dan sejenisnya.
Dalam konteks ini, semangat siap menang dan siap kalah merupakan pelaksanaan dari kebebasan positif. Artinya, pemenang lahir karena ada pihak yang mengakui kalah.Dengan begitu roda pemerintahan terus berputar.
Kesuksesan pilkada serentak tidak hanya tergantung pada pemerintah namun juga segenap warga masyarakat. Ia, tentu saja pemerintah bertanggunjawab persiapan dan pelaksanaanya. Sementara, setiap warga negara mengemban tanggungjawab moral untuk ikut mengawal. Jalannya pilkada secara kondusif sekalian aktif dalam pilkada ini.
Belajar dari kekurangan dan kesalahan masa lalu, generasi ini sudah akrab dengan berbagai artikulasi yang mendorong mereka untuk berpolitik secara lebih cerdas dan cermat. Mereka akan bertarung secara sportif karena ada tujuan yang lebih besar yaitu kesejahtraan rakyat. Yang juga menjadi tanggungjawab bersama (elit dan rakyat). Mengakui pihak lain sebagai pemenang merupakan suatu kehormatan bagi yang bersangkutan. Sebab kekalahan bukan suatu kehinaan.
Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam setiap perlombaan. Karena itu disikapi dan diterima secara santun dan wajar. Tidak mutlak-mutlakan. Hanya saja kemenangan dan kekalahan dalam pilkada memang peristiwa yang bersifak publik, diketahui oleh umum, sehingga disitu ada persoalan kehormatan dan harga diri.
Maka penting sekali di sini, pendidikan sosial tentang kalah-menang ini harus ditinjau ulang. Dalam budaya masyarakat kita modern ini, menang dan kalah itu diletakan dalam kerangka dikotomi. Menang itu kejayaan, prestasi dan kemulihaan. Dan sebaliknya kalah itu kebodohan, kerendahan, dan kehinaan bahkan caci-maki. Akibatnya, elit berlomba-lomba hanya untuk menang dengan menghalalkan cara agar tidak kalah. Bukannya kekalahan menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras. Kemenangan menjadi motivasi untuk berkarya lebih baik. Parah!
Tantangan pertama bagi pemenang adalah menyikapi pihak yang kalah. Kemenangan tidak identik dengan pesta pora, euforia dan merendahkan pihak yang kalah. Justru melibatkan pihak yang kalah dalam kelompoknya. Sehingga, kemenangan itu menjadi kemenangan bersama. Bahkan pihak yang kalah pun merasa dimenangkan. Ini namanya baik hati dan tidak sombong!
Pilkada ini ajang adu nasib dan peruntungan melainkan tempat untuk meneyaring pemimpin yang berintegritas. Dengan begitu semua orang akan berpikir positif dan santun. Berpartipasi secara proaktif, dan orientasi pada kualitas lebih dari sekedar soal menang dan kalah.
Ahkirnya, pilkada serentak ini harus benar-benar kita kawal bersama. Sehingga, proses maupun hasilnya memiliki kualitas yang baik. Memang tidak mungkin sebuah proses dan hasilnya memuaskan semua pihak. Entalah, tapi itu kepentingan yang lebih besar, setiap orang dituntut memiliki kebesaran jiwa. Mari kita hindari sikap odsolut terhadap kepentingan pribadi maupun kelompok. Pilkada ini bukan segalanya. Pilkada hanya sebuah proses dalam kehidupan demokrasi.
Jika elit yang tidak puas dengan hasil sekarang, maka anda boleh maju lagi dimusim Pemilu mendatang. Pilkada ini seperti hanya dengan permainan, harus dibuat menyenangkan-namanya juga pesta demokrasi bukan persta pora. Semoga!

Selasa, 20 Desember 2016

Pameran Budaya Himpunan mahasiswa papua universitas wijaya putra surabaya

Foto Penerangan Api
"Bapak Rektor Kanan Wakil Tengah Biro Kemahasiswaan Kiri"
Organisasi merupakan sekelompok manusia yang saling bekerja sama untuk mencapai satu tujuan yang bersama.Untuk menumbuhkan organisasi menjadi berkembang memerlukan suatu kegiatan, dan dalam kegiatan membutuhkan suatu proses untuk menjalangkan membutuhkan suatu kerja sama dalam team. Dengan usia organisasinya semakin bertambah berkembang .
Namun dalam mengembangkan suatu organisasi tersebut perlu adanya suatu kegiatan untuk meningkatkan kualitas SDM. Yang mana kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mengevaluasi dan melatih kemandirian calon pengurus organisasi sehingga mampu melanjutkan tongkat stafet kepemimpinan suatu organisasi agar lebih baik lagi dimasa yang akan mendatang.
UKM Himpunan Mahasiswa Papua (HIMAPA) merupakan Organisasi mahasiswa atau UKM yang bergerak dibawah naungan dari Universitas Wijaya Putra surabaya.Oleh sebab itu UKM HIMAPA saat ini mengadakan salah satu program kerja Unit Kegiatan Himpunan Mahasiswa Papua yaitu Pameran Budaya pada tahun 2015. Kami UKM Himapa Uwp, mengekspresikan“Pameran Budaya dengan (Demo masak tradisional pendalaman suku dani papua) pada Momennya Dies natalis Uwp yang Ke 34” Universitas wijaya putra Surabaya.
Kegiatan tersebut telah realisasikan pada tanggal 15 maret 2015,maka kami dari selaku panitia pelaksana bersama dengan Badan Pengurus Harian (BPH) UKM Himpunan Mahasiswa Papua Mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Bapak Ibu pimpinan lembaga Universitas Wijaya Putra Surabaya dengan alamat jalan raya benowo 1-3, yang selalu memberikan sponsorship untuk melaksanakan kegiatan yang di programkan oleh UKM HIMAPA dan juga selalu meberikan motivasi dan dorongan menuju arah kepemimpinan yang positif.
Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan seluruh ormawa yang ada di UWP baik Badan Eksekutif Mahasiswa/ Badan Eksekutif Fakultas dan seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa yang selalu kerjasama untuk mensukseskan kegiatan,dan juga kepada seluruh anggota UKM HIMAPA yang memberikan kontribusi, pikiran,tenaga,waktu,mentuangkan atas kegiatan pameran budaya dengan tema”Demo masak tradisional pendalaman suku dani papua”.
Atas dasar tersebut dan sebagai bentuk tanggungjawab kami terhadap organisasi dan seluruh elemen yang menaungi organisasi Himapa ini untuk itu kami panitia pelaksana mengucapkan banyak terima kasih kegiatan yang telah di selenggarakan oleh panitia pameran budaya Himpunan Mahasiswa Papua Universitas Wijaya Putra sursbaya tahun 2015/2016 dan diikuti seluruh sivitas akademisi lingkungan universitas wijaya putra Surabaya.




Sejarah Himpunan Mahasiswa Papua Universitas Wijaya Putra Surabaya

EMERLANGNYA HITAM PAPUA
Berkembangnya Universitas Wijaya Putra (UWP) membuat mahasiswa yang berasal dari tanah Papua semakin banyak. Dengan semakin banyaknya mahasiswa dari tanah Papua tersebut tercetus ide yang cemerlang seiring dibentuknya Himpunan Mahasiswa Papua (Himapa) UWP.  Pada hari Kamis tanggal 3 Oktober 2013 komunitas Himapa melakukan kegiatan pencerahan / sharing dengan Rektor UWP Budi Endarto, SH, MHum.

Motivasi, Optimalisasi Studi, Opportunity merupakan pencerahan yang disampaikan oleh Rektor UWP.  Motivasi adalah bagian yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Optimalisasi waktu studi merupakan elemen yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Dan terakhir opportunity yang harus diambil oleh mahasiswa.

Pentingnya sosialisasi atau interaksi dengan antara mahasiswa Papua dengan mahasiswa lainnya juga menjadi salah satu hal yang disampaikan oleh Rektor UWP.  Untuk menunjang meningkatkan kegiatan diatas maka Rektor UWP menyampaikan program-progam yang bisa digunakan dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa Papua. 

Dalam kesempatan tersebut, juga dihadiri oleh sejumlah Alumni UWP yang berasal dari Papua, yang memberikan masukan konstruktif untuk pengembangan Himapa serta komitmennya mendukung seluruh agenda kegiatan Himapa baik di dalam maupun yang melibatkan mahasiswa dari luar UWP.


Senin, 19 Desember 2016

Diklat Ke III Himapa Uwp

ACARA DIKLAT KE-III HIMPUNAN MAHASISWA PAPUA UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA SURABAYA 
Mahasiswa Papua di Universitas Wijaya Putra Surabaya yang direalisasikan dalam kegiatan pelaksana diklat tahun 2015/2016, diklat ini merupakan kegiatan kampus rutinitas setiap tahun yang di adakan oleh seluruh organisasi baik dari bem fakultas maupun seluruh ukm yangt ada di lingkungan universitas wijaya putra Surabaya dengan tujuan untuk membentuk tali persaudaraan dan dan melatih diri perkaderan tongkat kepemimpinan himapa kedepan ,dan juga untuk memberikan arahan, pengenalan lingkungan, motivasi dan saling memperkenalkan diri mereka.
Hal-hal tersebut juga mempunyai sasaran dalam membentuk para mahasiswa sebagai makhluk sosial dimana manusia tidak dapat hidup seorang diri serta membentuk mental mahasiswa sekuat kuatnya. Diharapkan dimasa yang akan datang dapat terbentuk kelompok intelektual, yang  tidak hanya giat menuntut ilmu dan mengasah otak tetapi juga senantiasa dapat memberikan dorongan dalam bidang keilmuan kepada masyarat luas.
Kengiatan ini terbentuk berdasarkan memotivasi Dengan Semangat Membangun Sinergi Dalam Organisasi melalui diklat Himpunan Mahasiswa Papua Universitas Wijaya Putra tahun 2015, kami sebagai mahasiswa dapat berpengalaman secara teori maupun praktek di luar kampus maupun dalam kampus dengan tujuan kegiatan diklat tersebut juga dapat memberikan semangat, dan kekompakan baik dalam dunia pendidikan secara internal maupun eksternal.
Kegiatan diklat pada tahun 2015 ini merupakan kegiatan ketiga di program prioritaskan oleh unit kegiatan mahasiswa papua universitas wijaya putra Surabaya,yang mana telah di selengarahkan perdana yaitu pada tahun 2013 kemudian diklat himapa kedua adalah pada tahun 2014,pada tahun 2014 itu di selengarahkan bersama unit kegiatan kerohanian Kristen (UKKK) di universitas wijaya putra Surabaya diselengarahkan di vila cemara pacet mojokerto.

Seminar Himapa Uwp 2014


Himpunan mahasiswa papua universitas wijaya puta Surabaya yang telah di selenggarahkan seminar dengan tema: SAATNYA MAHASISWA PAPUA BERSINAR,yang di program perioritaskan oleh ukm himapa yang mana saat ini seminar perdana yang di lakukan oleh ukm himapa masa kepengurusan saudara Endias Wenda,S.P
Mahasiswa sebagai generasi muda Indonesia yang merupakan bagian dari seluruh rakyat Indonesia dan sebagai kader bangsa yang datang dari jauh ujung Timur indonesia, selalu berusaha menempa diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki agar dapat memberikan darma bakti kepada masyarakat,bangsa dan negara sesuai dengan Tri Dharma Perguruan TInggi dan Wawasan Almamater.
Sejak angkatan pertama Mahasiswa Papua di Universitas Wijaya Putra Surabaya sampai sekarang jumlahnya terus meningkat karena di kampus inilah kami Mahasiswa Papua berharap untuk meningkatkan Sumber daya manusia yang tangguh, mandiri, cerdas, ulet dan kreatif untuk kembali pulang membangaun Papua .
Maka dari itu, Mahasiswa Papua Universitas Wiajaya Putra Surabaya merasa perlu adanya suatu wadah yang menaungi semua aktivitasnya baik dalam Kampus,Komunitas Papua dan umum. Dengan adanya wadah tersebut. diharapkan Mahasiswa Papua Universitas Wijaya Putra Surabaya dapat membentuk mahasiswa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengembangkan dirinya menjadi mahasiswa yang memiliki sikap kecendikiawanan, integritas pribadi, sikap kepemimpinan, rasa tanggungjawab kerakyatan dan memiliki kerja sama yang baik di dalam maupun di luar himpunan dan Kampus.
Dengan demikian pada tahun 2013 Organisasi Mahasiswa HIMAPA ini terbentuk dan  secara resmi menjadi salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan Universitas Wijaya Putra Surabaya. Hal ini menjadi suatu kebanggaan dan kemajuan bagi mahasiswa papua dalam perkembangan study di kota se-Jawa san Bali.








Minggu, 18 Desember 2016

Ibadah Natal Bersama Himapa Uwp 2016

Ibadah perayaan natal bersama unit kegiatan mahasiswa papua universitas wijaya putra Surabaya  dengan tema natal tahun ini adalah : HARI INI TELAH LAHIR BAGIMU JURUSELAMAT YAITU KRISTUS TUHAN DI KOTA DAUD,Natal merupakan momen paling berharga dan yang paling ditunggu- tunggu oleh semua umat Kristen di seluruh dunia.

  Himpunan mahasiswa papua universitas wijaya putra telah menyelenggarahkan ibadah perayaan natal bersama,kegiatan natal tersebut program prioritaskan oleh pengurus himapa masa periode 2016-2017. Maka seluruh umat Kristen trus mereyakan Dimana umat Kristen merasakan yang namanya kado natal sesungguhnya yaitu lahirnya Sang juruselamat,dengan pembicara Bapak Simon Sinurat,S.Th,.yang telahmenyempaikan firman tuhan.

  Dalam Penerimaan kado natalpun  yang menggembirakan ini, diterima dengan sukacita. Dengan itu, kami melakukan ibadah sebagai bentuk syukur kami karena sepanjang satu tahun slalu melingdungi dan mempin kami dimana pun kami berjalan.
Yesus Kristus Sang Juruselamat yang telah lahir pada tempat yang sangat merindukan di betlehem hanya untuk menyelamatkan umat yang ada di seluruh dunia.

   Natal ini terjadi hanya dalam satu tahun sekali sedangkan sebanyak waktu yang kami gunakan,dari itu kami sangat menghargai dan memuliakan dan mempersembahkan momen natal ini dimana kelahiran Tuhan Yesus sebagai pemutusan  tali  segala dosa manusia yang ada di dunia ini.

   Yang mana demi keselamatan kami Ia mempersembahkan  diri-Nya rela mati di kayu salib dan bangkit  diantara orang-orang mati karena Dialah Kebangkitan itu sendiri. Dengan darah-Nya itu kami dapat selamat maka dalam kesempatan sekali setahun ini. Maka mari kami sebagai mahasiswa beragama kristen dalam satu wadah dan Unit Kegiatan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Papua Universitas Wijaya Putra Subaya 2016 dengan sukacita sambut natal tahun 2016 ini. Perayaan natal bersama ini terlaksana dengan  keadaan aman, lancar dan tertib.

   Saat sambutan salah satu senior alumni himapa uwp menyampaikan bahwa natal terakhir kali ini yang kami bersama untuk selanjutnya saya sudah pulang ke papua di tanah kelahiran katanya Kaka Orolius Kogoya,SP.MM.

   Harapan kami seluruh angota himapa tidak putus hanya sini saja namun tetap komunikasi dan memberikan motivasi lewan telepon teluler atau media yang lain.

  Sambutan dari Pembina Himpunan Mahasiswa Papua universitaswijaya putra Surabaya,Scholastika Elisabeth Igon,S.Sos;M.Si, natal kali ini sangat menenangkan dan memberikan semangat buat anak -anak ku himapa uwp,semoga dengan semangat ini menjalankan aktivitas belajar di kampus tercinta uwp aman dan lancar. Semoga natal bersama tahun 2016 ini  bermanfaat bagi Mahasiswa dan semua yang merayakan di Univesitas Wijaya Putra khususnya untuk umat nasrani yang sedang merayakan Tuhan Yesus memberkai kita semua amin.








Kamis, 15 Desember 2016

Diklat Unit kegiatan kerohanian kristen

Rapat di pimpin oleh ketua kelompok Eris Wenda

       Unit kegiatan kerohanian Kristen universitas wijaya putra Surabaya
Rapat merupakan alat/media komunikasi kelompok yang bersifat tatap muka dan sangat penting, diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah untuk mendapatkan mufakat melalui musyawarah untuk pengambilan keputusan. Salah satu kelompok yang paling unik yang terkesan bagi kelompok lain di antara 5 kelompok saat Diklatsar Unit kegiatan mahasiswa,Unit kegiatan kerohanian Kristen Universitas wijaya putra Surabaya Ketua kelompok saudara Eris wenda mengangat masalah bahwa apa yang kami perbuat!
    Maka semua anggota diskusikan bahwa kita akan membawa drama dengan sepakat dan ketua mengambil keputusan bahwa satu dari jawa,satu dari nusa tengara timur dan satu dari papua .Saat itu drama polaborasikan ketua langsung mengatur teknisi untuk drama dalam kurun waktu 3 menit untuk mengapresiasi perorang yang sudah di junjuk oleh ketua kelompok saudara Eris wenda.
       Maka pertama masuk dari papua mengapresiasikan dalam bentuk drama dengan waktu 3 menit dengan putar lagu dari speaker demikian dari nusatengara Timur dan jawa dengan semangat luarbiasa yang mereka apresiasi drama.

     Jadi rapat merupakan bentuk komunikasi yang dihadiri oleh beberapa orang untuk membicarakan dan memecahkan permasalahan tertentu, dimana melalui rapat berbagai permasalahan dapat dipecahkan dan berbagai kebijaksanaan organisasi dapat dirumuskan.


 foto pelepasan acara diklat



foto bersama api ungung
Salam Juang Negeri ini

Kamis, 08 Desember 2016

Diklat Himapa Ke IV Universitas wijaya putra surabaya

Oleh : Achmad Zakki Fadhil S.E
"Materi Tentang Birokrasi Organisasi"

UNIT KEGIATAN HIMPUNAN MAHASISWA PAPUA UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA SURABAYA (HIMAPA-UWPS) telah di selenggarahkan latihan keterampilan manajemen mahasiswa-tingkat dasar  (LKMM-TD 2016) dengan tema: MEMBANGUN KARAKTER DALAM KEBERSAMAAN MENUJU KEPEMIMPINAN kegiatan tersebut yang di programkan oleh ukm himapa yang di selenggarahkan setiap tahun,Rutinitas kegiatan Diklat ini yang di ikuti mahasiswa luar pulau semakin lama semakin meningkat untuk perkaderan generasi keluarga besar himpunan mahasiswa papua universitas wijaya putra surabaya,maka pada tahun ini yang di ikuti peserta lumayan dari pada tahun tahun sebelumnya.
Kegiatan tersebut yang di selenggarahkan UKM HIMAPA tidak terlepas dari alumni universitas wijaya putra Surabaya,maka kaka kaka selalu memberikan saran dan masukan untuk jalur organisasi yang baik sehingga kami bisa selenggarahkan kegiatan LKMM-TD 2016 ini.

Untuk seluruh alumni himapa Uwp tidak hanya memberikan saran dan masukan tetapi merekapun selalu memberikan sumbangan kontribusi untuk melancarkan kegiatan yang di programkan setiap tahun oleh himpunan mahasiswa papua universitas wijaya putra Surabaya.

Kami dari anggota himapa uwp mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni himapa uwp yang begitu memberikan saran dan masukan untuk mensukseskan kegiatan rutinitas LKMM-TD ini,sehingga kami bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana kami yang di rencanakan.

Jadi sangat penting untuk mengafal kepanjangannya Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar, LKMM TD adalah salah satu jenjang pada rangkaian LKMM di UWP mulai dari tingkat pra dasar hingga lanjut. Setiap jenjang LKMM punya fokus materi yang berbeda-beda.

Kalau tingkat pra dasar tentang manajemen diri, tingkat menengah tentang manajemen organisasi, dan tingkat lanjut tentang manajemen opini publik, maka LKMM TD akan fokus pada manajemen kegiatan.Hal ini relevan dengan sasaran dari pelatihan ini yaitu mahasiswa pada setiap tahun dengan harapan mahasiswa himapa uwp trus meningkat pada setiap tahun.


 Tahun dimana biasanya seorang mahasiswa akan sangat aktif di berbagai kegiatan, organisasi, dan kepanitiaan. LKMM TD juga merupakan langkah awal bagi seorang mahasiswa untuk terjun ke dalam dunia organisasi di UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA SURABAYA dan mulai berkarir dengan POSITIF masing-masing sehingga bisa dikatakan LKMM TD adalah suatu pondasi yang berharga bagi perjalanan seorang mahasiswa UWP di kampus dan umum dunia luar.



Oleh : Dian Nur PadmalA, BA, Psi, HON,M,.Psi
Materi tentang :
"Pengembangan Potensi Diri dari kepribadian"

Salam  Kompak Himapa Uwp