Sehubungan dengan kegiatan kuliah kerja mahasiswa universitas wijaya putra surabaya tahun (KKM-UWP)2016, bahwa salah satu program kerja
tim divisi pembinaan sadar hukum dan hak kekayaan intelektual adalah menyelenggarakan workshop
haki. Workshop haki ini diselenggarakan atas kerjasama divisi pmbinaan
sadar hukum dan haki kelompok 1 sampai dengan 7 dengan tema'pentingnya peranan haki dalam
dunia usaha, pada tanggal 29 mei 2016
Laman
selamat datang
Kamis, 16 Juni 2016
Selasa, 14 Juni 2016
WISUDA SD UNGGULAN LANNY JAYA
Pemerintah kabupaten Lanny Jaya, Dinas
Pendidikan dan Pengajaran telah mewisudakan siswa -siswi SD Unggulan
angkatan V [SD YPPGI Guwopaka Tiom dan SD Unggulan Indawa]. Siswa-siswi
SD Unggulan Tiom sebanyak 26 murid dan SD Unggulan Indawa sebanyak 12
murid, sehingga total kesulurahan sejumlah 38 murid yang diwisuda.
Dinas Pendidikan dan Pengajaran telah
mewisudakan siswa – siswi SD Unggulan bertempat di aula Niriwook yang
dihadiri oleh perwakilan dari yayasan Alirena dalam hal ini diwakilkan
oleh Bapak Yason Kenelak , kordinator semua guru dan kelas Tiom, Indawa
dan Poga, serta pihak asrama kelas Unggulan Tiom kabupaten Lanny
Jaya,ketua DPR Lanny Jaya, Sekda Lanny Jaya, asisten I, asisten III,
SKPD, Pabung 1702, Danramil Tiom, Danki 756 dan wakapolres Lanny Jaya
dan wali murid SD Unggulan dan juga yang berhagia 38 wisudawan dan
wisudawati.
Dalam kesempatan ini Bapak Yason Kenelak
yang mewakili yayasan Alirena untuk menghadiri wisuda angkatan yang
pertama telah menyampaikan beberapa hal yaitu,bahwa program sekolah
unggulan /sekon yang berasrama program trobosan yang dilakukan
pemerintah Lanny Jaya, dan sekolah unggulan ini yang dianggap sebagai
sekolah model oleh pemerintah Lanny Jaya.
Program ini adalah program yang luar
biasa menurut yayasan, yang saat ini mendenggung tentang pendidikan di
pegunungan Papua dan getaran tentang program ini sampai diluar Papua.
Mengapa hal itu terjadi ternyata
pendidikan yang berkualitas menuntut perhatian khusus dengan usaha yang
sadar dan serius. Dalam hal ini ada harga yang perlu dibayar dan
hasilnya menggema dimana-mana, serta kita juga melihat adanya kunjungan
yang tak sering putus datang ke sekolah Unggulan Tiom,Indawa dan Poga
karena mereka mendengar gema pendidikan ini.
Gema sekolah unggulan ini juga
menyadarkan kita sekali bagaimana kita serius lagi menata dan meneruskan
program ini mengarah pada kontes potensi daerah. Yayasan Alirena
menyelengarakan sekolah Unggulan Tiom, Indawa dan Poga adalah
benar-benar standar kurikulum nasional. Karena itu angka/nilai yang
diperoleh sekolah Unggulan Tiom, Indawa, dan Poga adalah standar
seperti sekolah sekolah yang ada di Jakarta.
Senin, 13 Juni 2016
LKMM-TM BEM-UWP
LATIHAN KEPEMIMPINAN MANAJEMEN
MAHASISWA TINGKAT MENEGAH
(LKMM-TM) DISELENGARAKAN
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA
SURABAYA 2016
Setelah
persiapan selama 2 minggu lebih setelah TM, akhirnya tiba hari dimana diklat
LKMM-TM berlangsung (8/1). Sore itu terlihat banyak mahasiswa dengan memakai
almamater sedang sibuk registrasi di gedung Aula atas. Terdapat sekitar 74
Mahasiswa yang antusias mengikuti diklat wajib Organisasi ini. Dengan di ketuai
oleh Bambang, diklat ini berjalan 3 hari yang bertempat di Kampus dan Villa di
Pacet.
Keesokan harinya sebelum melanjutkan
diklat di Villa Asia Pacet, para peserta serta panitia melakukan Senam Pagi,
setelah itu dilanjutkan brefing sejenak dari panitia sebelum akhirnya mereka
berangkat menuju Pacet. Sesampainya di pacet, panitia segera membagikan kamar
bagi setiap kelompok. Tidak menunggu lama, kegiatan pun berlanjut dengan
pembukaan sambutan dari dekan dan pemberian materi dari abah mulus dan berakhir
dengan diskusi kelompok dan presentasi. Tidak berakhir disitu, setelah makan
malam peserta kembali berkumpul untuk mendapatkan materi dan tugas berikutnya.
Hari terakhir Diklat di awali dengan
pengumpulan tugas dan presentasi tentang materi semalam. Kegiatan terakhir dari
diklat tentu saja bermain game yang mengutamakan kekompakan antar tim yang
telah dibuat sedemikian rapi oleh panitia. Para peserta menikmatinya, sampai
akhirnya matahari telah berdiri diatas kepala menandakan bahwa jam makan siang.
Para peserta serta panitia yang kehabisan energi langsung menuju villa untuk
makan dan selanjutnya persiapan pulang menuju Surabaya.
Diklat LKMM-TM tahun ini berjalan
lancar dengan antusias mahasiswa khususnya semester 1 yang diluar perkiraan.
Mereka sangat semangat dan aktif dari mulai pemberian materi, presentasi dan
bermain game antar tim. Peserta LKMM-TM merasakan beribu-beribu manfaat yang
bisa diperoleh dari kegiatan ini terutama wawasan, pengetahuan dan
pemahaman, kepemimpina serta kerja sama tim tentang keorganisasian secara lebih kaffah.
Sabtu, 11 Juni 2016
PETUNJUK PELAKSANA KKM UWP 2016
PETUNJUK SINGKAT
PELAKSANAAN KKM 2016
A.
TEMA KKM
Berpikir dan bekerja bersama masyarakat,
menumbuh-kembangkan kewirausahaan dan industri kreatif untuk kesejahteraan
B.
ORIENTASI KEGIATAN KKM
Pada
upaya-upaya untuk menumbuh-kembangkan dan memperkuat kapasitas ekonomi
masyarakat, baik secara kelompok maupun individual, dalam rangka mendukung
upaya meningkatkan kesejahteraan. :
a. skill (ketrampilan)
dan produktivitas
b. manajerial dan
kelembagaan sosial
C.
PENDEKATAN KEGIATAN KKM
1. mahasiswa
tidak lagi bekerja untuk masyarakat, tetapi berkerja bersama masyarakat untuk
mengenali masalah sosial masyarakat yang bersangkutan dan menyelesaikan masalah
sosial yang berkembang di masyarakat;
2. mahasiswa
tidak memberi masyarakat, tetapi menstimuli masyarakat dan bersama masyarakat
menggali potensi masyarakat yang bersangkutan dan mengembangkannya menjadi
usaha produktif yang bernilai ekonomis;
3. keberadaan
mahasiswa di tengah masyarakat sebagai motivator dan mitra masyarakat warga
masyarakat dalam menumbuh kembangkan dan memperkuat usaha mandiri, memperkuat,
serta memperkuat kelembagaan sosial.
4. Pelaksanaan
kegiatan dalam bentuk PENDAMPINGAN kepada kelompok sasaran
D.
LOKASI DAN WAKTU PELAKSANAAN KKM
1. Lokasi
pelaksanaan KKM
Lokasi
|
Kelompok
|
DPL
|
Kecamatan
Pakal
|
||
Kelurahan
Sumber rejo
|
·
|
|
Kelurahan
Benowo
|
·
|
|
Kelurahan
Pakal
|
·
|
|
Kelurahan
Babat Jerawat
|
·
|
|
Kecamatan
Benowo
|
||
Kelurahan
Sememi
|
·
|
|
Kelurahan
Kandangan
|
·
|
|
2. Pembukaan/pelepasan
hari Jum’at, tanggal 29 April 2015 di kampus 1 Universitas Wijaya Putra, Jl.
Raya Benowo 1 – 3 Surabaya
3. Pelaksanaan
kegiatan KKM mulai tanggal 30 April s/d 29 Mei 2016.
4. Sebelum
tanggal pelaksanaan tersebut setiap kelompok melakukan survey pendahuluan.
5. Hari pelaskanaan
kegiatan KKM (yang distandarkan adalah) hari Sabtu dan Minggu, selama 5 pekan
(sesuai no. 2). Diluar hari tersebut diperbolehkan sesuai dengan kesepakatan
kelompok dan masyarakat sasaran.
E.
PROGRAM KEGIATAN KKM
Dalam
paparan berikut merupakan program utama yang harus ada pada setiap kelompok.
Apabila masing-masing kelompok memiliki program tambahan di luar program utama
diperbolehkan dimasukan pada rencana kegiatan kerja kelompok.
1. Pembinaan Manajemen UMKM
a. Deskripsi
Kegiatan
mengenalkan dan menjelaskan prinsip-prinsip manajemen bisnis agar para pelaku
UMKM memiliki pengetahuan tentang manajemen bisnis, serta pada bagaimana
aplikasinya dalam pengelolaan UMKM. Selain itu dikenalkan dan dijelaskan pula
tentang karakter dan mekanisme pasar, serta bagimana mengenali dan memilih
antara berkompetisi atau berkolaborasi.
b. Sasaran
(1) Para pelaku UMKM, baik kelompok
maupun perorangan
(2)
Para pengurus dan anggota kelembagaan sosial/kelompok swadaya masyarakat yang
akan menjadi perintis social preneur
c. Luaran Yang Diharapkan
(1)
Bertambahnya pengetahuan tentang
manajemen bisnis sasaran
(2)
Tumbuh kembangnya kemampuan manajerial
pelaku UMKM dalam mengelola usaha
(3) Adanya perbaikan dalam manajemen usaha, menjadi
semakin efisien dan efektif dalam keseluruhan proses usahanya
d. Cakupan Materi Pembinaan
(1) Prinsip-prinsip umum manajemen dan
jejaring kerjasama
(2) Pengelolaan UMKM dan Perencanaan
usaha
(3) Manajemen keuangan sederhana
(4) Manajemen pemasaran
2. Pembinaan Akuntansi Sederhana untuk
UMKM
a. Deskripsi
Diperlukannya
upaya menjelaskan akan arti penting dan manfaat dari pencatatan semua transaksi
dalam aktivitas usaha, karena masih banyak pelaku UMKM yang belum memahaminya. Kegiatan
bidang diarahkan agar para pelaku UMKM dan pengelola socialprenenur memiliki pengetahuan tentang akuntansi sederhana danbagaimana
aplikasinya dalam pengelolaan UMKM. Selain itu ditumbuhkan pula kesadaran dan
kemauan pelaku UMKM untuk secara rutin melakukan pencatatan transaksi (sekecil
apapun)serta kemudian mampu melakukan kontrol terhadap arus keluar-masuknya
kas, dan perhitungan rugi-laba dalam usahanya.
b. Sasaran
(1) Para pelaku UMKM, baik kelompok
maupun perorangan
(2)
Para pengurus dan anggota kelembagaan sosial/kelompok swadaya masyarakat yang
akan menjadi perintis social preneur
c. Luaran Yang Diharapkan
(1)
Bertambahnya pengetahuan tentang akuntansi
sederhana
(2)
Tumbuh kembangnya kemampuan dan kesadaran
pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi
d. Cakupan Materi Pembinaan
(1) Prinsip-prinsip umum akuntansi
keuangan dan akuntansi sederhana
(2) Mekanisme pencatatan transaksi
(4) Analisis transaksi dan
pengendalian keuangan (bila memungkinkan)
3. Pembinaan
Kewirausahaan Sosial (Social-Preneur)
a. Deskripsi
Pembinaan
kepada masyarakat dalam rangka menumbuhkan motivasi diri untuk melakukan usaha
mandiri, maupun usaha bersama melalui kelompok dan kelembagaan sosial
masyarakat terutama PKK. Menumbuhkan kesadaran setiap orang memiliki potensi
yang dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan. Pembinaan social-preneur mengarahkan masyarakat memiliki usaha kelompok dan
untuk mengurangi beban ekonomi melalui pemenuhan sebagian produk kebutuhan
rumahtangga secara mandiri.
b. Sasaran
(1) Ibu-ibu rumah
tangga anggota PKK
(2) Kelompok/organisasi
pemuda
(3) Warga
masyarakat lainnya yang berminat
c.
Luaran Yang Diharapkan
(1) Tumbuh-kembangnya
kesadaran dan motivasi kelompok sasaran untuk mengembangkan wirausaha secara
bersama melalui kegiatan dan kelembagaan sosial yang sudah ada (terutama PKK)
(2) Kemampuan
mengelola usaha bersama melalui kelompok sosial, guna kemandirian dan mengurangi
beban ekonomi
(3) Tumbuh-kembangnya
kemauan mengenali kondisi lingkunya dan kreativitas usaha
d. Cakupan
Materi Pelatihan
(1) Motivasi
wirausaha serta pengenalan potensi dan peluang usaha
(2) Ketrampilan
pembuatan produk (sesuai potensi dan minat)
(3) Manajemen dan
akuntansi sederhana untuk UMKM
4. Desain
Produk dan Industri Kreatif
a. Deskripsi
Pelatihan
untuk memberikan stimuli kreativitas dan aktualisasi imajinasi untuk membuat
dan/atau mengembangkan desain suatu produk tertentu, baik berupa pola, bentuk
dan lainnya dari suatu produk barang. Kreativitas desain produk mencakup desain
untuk barang yang akan diproduksi, maupun desain untuk memberi nilai lebih
terhadap barang yang sudah diproduksi.
b. Sasaran
(1) Para pelaku UMKM, baik kelompok
maupun perorangan
(2) Para anggota PKK yang akan menjadi
perintis social preneur
(3) Warga masyarakat lainnya yang
berminat
c.Luaran Yang Diharapkan
(1) Tumbuh-kembangnya
kreativitas dan kemampuan memvisualisasikan imajinasi untuk memperbaharui
desain dan/atau membuat desain baru atas sesuatu produk;
(2) Munculnya
inovasi dan pembaharuan desain produk, yang memiliki karakter dan ciri
kekhususan yang akan menjadi brand image
suatu produk;
(3) Meningkatnya
kuantitas dan difersifikasi desain produk yang diimbangi dengan kualitas
desain;
(4) Adanya
pengembangan dalam memberi nilai tambah produk yang dihasilkan, sebagai bahan
untuk produk baru lebih lanjut;
(5) Bagi selain
pelaku UMKM, adalah menumbuhkan kemampuan skill yang dapat dimanfaatkan menjadi
peluang usaha desain produk, maupun menjadi tenaga kerja desainer pada usaha
tertentu
5. Pembinaan
Kesadaran Hukum
a. Deskripsi
Merupakan
kegiatan penyuluhan tentang pengetahuan tentang aspek hukum dalam bisnis dan
perlunya perlindungan hukum dalam bisnis. Penyluhan ini diarahkan untuk
memberikan pemahaman sasaran, para pelaku UMKM, terhadap arti penting Intelectual Property Right (IPR = Hak
Kekayaan Intelektual = HKI), dan perlunya perlindungan hukum atas produk yang
dihasilkan.
b. Sasaran
(1) para pelaku
atau pengelola usaha mandiri (UMKM) yang mengahsilkan produk barang
(2) Pengurus dan
anggota kelembagaan sosial dan KSM yang mengelola (hendak mengelola) produk social prenenur
(3) tokoh
masyarakat yang berpengaruh
c. Luaran Yang
diharapkan
(1) Pengetahuan
tentang HKI dan perlindungan hukum dalam bisnis
(2) Kesadaran
menghargai hak orang lain dan motivasi
untuk melindungi usaha dan produk serta dan motivasi untuk mengurus HKI
d. Cakupan Materi Penyuluhan
(1) Konsep HKI,
hak dan kewajiban pemilik HKI
(2) cakupan HKI
pada UMKM
(3) Pengurusan HKI
6. Pembinaan
Penggunaan Internet Positif
a. Deskripsi
Guna mendukung
pemanfaatan internet secara positif oleh masyarakat, dalam KKM juga akan
diberikan pembinaan dan pendampingan, tentang bagaimana pemanfaatan internet
secara positif, sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok/lapisan
masyarakat. Program pembinaan dan pendampinagan pemanfaatan internet, mengarahkan
masyarakat agar mampu memanfaatkan internet untuk kegiatan dan tujuan positif
dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupannya.
b.
Sasaran& materi
1) Orang tua
&/anggota PKK
|
a) Internet
parental control
|
b) Bisnis
secara on line
|
|
2) Pelaku UMKM
|
a) pemasaran
on line
|
b) pelacakan
informasi & komparasi produk
|
|
1) Pemuda/pelajar
|
a) Internet untuk pendidikan
b) Pelacakan buku dan sumber bahan
pelajaran
c) akses fasilitas BSE dan rumah
belajar
|
c.
Luaran Yang Diharapkan
(1) Pengetahuan
dan tumbuh kembangnya kesadaran masyarakat memanfaatkan internet sesuai
kebutuhan dan peruntukan
(2) Makin
memasyarakatnya pemanfaatan internet untuk pendidikan bagi kalangan pelajar
7.
Pembinaan pengelolaan Monografi Kelurahan
a. Deskripsi
Kegiatan
bidang berupa penyuluhan, pemberian skill dan pendampingan dalam pengumpulan
dan pengolahan data (pulahta) monografi Kelurahan. Bahwa pulahta monografi
kelurahan bertolah dan dimulai dari data-data pada tingkat RT dan RW. Karena
itu yang diperlukan pengembangan dan perkuatan data monografi pada taraf awal
adalah pada tingkat RW. Karena itu penyuluhan, pemberian skill dan pendampingan
dalam pengumpulan dan pengolahan data (pulahta) monografi. Pelatihan yang perlu
diberikan adalah pelatihan olah data statistik deskriptif non parametrik.
b. Sasaran
(1) Pengurus
RT dan RW
(2) Tokoh
masyarakat atau tokoh muda aktivis RW / kartar
F. PENGORGANISASIAN
Setiap
kelompok KKM mengorganisasikan kelompoknya masing-masing, yang terdiri dari :
a. Ketua kelompok
b. Wakil Ketua
c. Sekretaris
d. Wakil
Sekretaris boleh dengan wakil (sesuai kebutuhan)
e. Bendahara
f. Wakil
Bendahara
g. Tim kerja:
1) Manajemen
untuk UMKM
2) Akuntansi
sederhana untuk UMKM
3) Sosial Preneur
4) Desain produk dan Industri Kreatif
5) Penyuluhan Kesadaran
Hukum dan HaKI
6) Internet
Positif
7) Pembinaan
Monografi
Pada setiap Tim
Kerja, terdiri dari 1 orang Ketua, 1 orang Sekretaris , dan para anggota Tim
Kerja
G.
PERENCANAAN KEGIATAN
Setiap
kelompok menyusun/membuat program kerja, yang dimulai dari program kerja
masing-masing bidang kegiatan Tim Kerja. Rencana kerja Tim Kerja/ Kelompok
mencerminkan jenjang tahapan kegiatan pendampingan kepada kelompok sasaran dari
masing-masing bidang kegiatan, dari pekan ke 1 s/d ke 4.
Adapun format rencana kerja
sebagaimana dalam form terlampir.
RENCANA
PELAKSANAAN KEGIATAN KULIAH KERJA
MAHASISWA TAHUN 2014
BIDANG KEGIATAN
|
:
|
KELOMPOK
|
:
|
||
KELOMPOK SASARAN
|
:
|
LOKASI
|
:
|
||
TUJUAN
|
:
|
||||
CAPAIAN AKHIR
|
:
|
Mg Ke
|
Materi Pembinaan/Pendampingan
|
Target Capaian
|
Keterangan
|
1
|
a.
.......
b.
........, dst.
|
||
2
|
|||
3
|
|||
4
|
Surabaya,
|
|
Ketua Kelompok
|
Ketua Tim Kerja
|
Nama
NMP
|
Nama
NPM
|
*)Konteks
“akhir periode” yang dimaksudkan mengikuti durasi yang menjadi standar pelaku
UMKM yang bersangkutan (bukan standar tahun takwin), dalam hal ini bisa periode
mingguan atau bulanan. Mengingat dalam penglolaan UMKM, satuan durasi waktu
pelaku penglolaan usaha dan dalam perhitungan rugi-laba dan perputaran modal
lebih banyak dalam jangka pendek.
KKM UWP 2016
SUSUNAN ORGANISASI DAN TIM KERJA
KELOMPOK KERJA KKM 2016
STRUKTUR KELOMPOK 6
STRUKTUR KELOMPOK 6
Jabatan
|
Nama lengkap
|
NPM
|
|
Pimpinan Harian Kelompok Kerja KKM :
|
|||
Ketua
Kelompok
|
: BAMBANG,PRIYONO
|
13141021
|
|
Wakil
Ketua Kelompok
|
:
|
||
Sekretaris
|
:
|
||
Wakil
Sekretaris
|
:
|
||
Bendahara
|
:
|
||
Wakil
Bendahara
|
:
|
||
Tim Kerja Kelompok Kerja KKM :
|
|||
1. Tim Kerja Pembinaan
Manajemen UMKM
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
2. Tim Kerja Pembinaan
Akuntansi UMKM
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
3. Tim Kerja Pembinaan Sosial
Preneur
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
4. Tim Kerja Pembinaan Sadar
Hukum dan HaKI
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1) FAJAR ADIYANTO
|
13120029
|
2) YEMINUS KOGOYA
|
13120079
|
||
5. Tim Kerja Pembinaan Desain
Produk dan Industri Kreatif
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
6. Tim Kerja Pembinaan
Pemanfaatan Internet Positif
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
7. Tim Kerja Pembinaan
Administrasi Kependudukan
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
8. Tim Kerja Pembinaan Bunda
PAUD*)
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
9. Tim Survey Kelompok Kerja**)
|
|||
Ketua Tim Kerja
|
:
|
||
Anggota
|
:
|
1)
|
|
2)
|
|||
Catatan :
Jumlah anggota Tim Kerja
menyesuaikan dengan kebutuhan. Pengurus Harian diperbolehkan merangkap menjadi
anggota tim kerja
*) Kegiatan Pembinaan Bunda PAUD
dilaksanakan secara terpusat pada setiap kecamatan dan merupakan kerjsama antar
kelompok kerja KKM
**) Tim Survey merupakan tim yang ditugaskan untuk melakukan survey dan
pemetaan kelompok sasaran di lokasi KKM masing-masing, sebelum pelaksanaan KKM
Hasil survey merupakan bahan
untuk menyusun program kegiatan bagi setiap Tim Kerja dan Kelompok Kerja secara
keseluruhan.
Anggota tim survey terdiri
dari unsur pimpinan harian dan perwakilan dari setiap tim kerja dalam kelompok.
Langganan:
Postingan (Atom)





